Hello guys, apa kabar nih ? udah lama banget ya gw ngak ngepost diblog ? heheh maklumlah Mr.Black banyak kesibukan dan juga baru selesai ngehadapi yang namanya UN itu loh. Malam ini gw mau kembali menceritakan kisah mengenai persahabatan gw lagi ini. Kemarin, tepatnya tanggal 19 Mei 2013 gw dan sahabat-sahabat gw baru ngerayain hari jadi persahabatan kita yang udah 2 tahun. Sebenarnya si kita semua ngak tau juga tanggal tepatnya, persahabatan ini dimulai. Ya karena masih ada kesempatan untuk gw dan sahabat-sahabat ngumpul secara komplit ya kita ngerayain aja :D .
Syukur banget rasanya acara ini dapat berjalan walaupun masih belum sesuai dengan harapan dalam angan-angan gw. Malam itu terasa sangat luar biasa dan akan selalu gw kenang seumur hidup. Banyak canda dan tawa yang telah kami semua lewati,sampai akhirnya kami dapat bertahan selama 2 tahun seperti ini. Kisah cinta menjadi faktor pemicu diantara jarak dekat dan jauh. Ada sesuatu feel yang hilang dan tak tau kemana arah tujuannya. Persahabat kami ini pada dasarnya memang tumbuh seiring berjalannya waktu dan kondisi. Tentu ada pasang surut juga diantar semua yang telah ada. Awal dari semuanya memang indah, apalagi pada masa-masanya. Tapi setelah ada sesuatu dan lain hal yang telah terjadi seakan ada sesuatu yang hilang namun gw yakin semua akan kembali seperti semula seperti saat ini semua seakan menjadi normal lagi.
Perayaan ini cukup sederhana namun sangat bearti bagi gw. Bagi gw mereka adalah sebagian dari diri gw sendiri. Yaa jelas mereka adalah sahabat-sahabat yang sangat luar biasa. Mereka selalu ada dikala gw lagi senang maupun sedih. Beda kan dengan teman ? yang ada cuma saat kita senang aja. Awal acara dimulai dicafe CC namun pada saat itu, ga tau kenapa ada sesuatu yang kurang dari perayaan ini. Topik pembicaraan pun jadi kesana kemari tak tentu arah, gw ngak merasakan ada sesuatu yang istimewah. Setelah kami selesai menikmati hidangan yang telah dipesan foto-foto dan penyalaan lilin jadi aktivitas selanjutnya. Namun masih saja ada yang kurang berkenan dari semua ini.
Dalam otak gw berkata "kenapa acaranya jadi ky gini si? makan, foto-foto, potong kue.selesai. pulang. Bukan-bukan ini yang gw harapkan dalam acara ini kawan, bukan !. ini bukan hanya sekedara perayaan 2 tahunan kita semua, melainkan ini juga acara perpisahan kita semua. Jefri akan berangkat ke Jogja besok dan kita ngak tau kapan bisa ngumpul kayak gini lagi?!"
Perayaan ini sebenarnya memang sangat mendadak. Gw awalnya merencanakan perayaan ini jatuh pada tanggal 24 Mei. Namun karena Jefri harus buru-buru ke Jogja acara ini jadi seakan tak terkonsep matang. Gw panik setengah hidup untuk memperjuangkan agar acara ini dapat terlaksana. Jefri akan berangkat ke jogja tanggal 20 Mei sedangkan Ari dan Wira pada tanggal 18 masih di kampung halaman mereka. 18 Mei adalah hari ulang tahun Maya, untungnya Wira dapat sesegera mungkin untuk kembali ke Palangkaraya dan pada saat itu hanya Ari yang menjadi beban pikiran. Saat gw coba kabari kalau Jefri akan berangkat pada tanggal itu dia berkata akan berusaha pulang pada besok hari yaitu tanggal 19. Namun dalam pikiran gw ya masa si Dia ngak ikut buat kejutan buat Maya secara mereka "KAN". Disaat kita acara kejutan buat ulang tahun Maya, datang lah seorang laki-laki yang tidak asing yaitu Bakey Ari hahahha... udah dalam konsep pikiran gw ngak mungkin kalau dia ngak hadir dalam acara ini. Yup malam itu cuma Sri yang ngak ada namun dia udah buat kejutan buat Maya sebelum kami karena kesibukannya. Yup akhirnya tanggal 18 semua sudah ada disini. Hanya tersisa 1 hari sebelum keberangkatan Jefri acara perayaan 2 tahunan ini harus terlaksana, pikir gw dalam otak. Gw sudah sempat berpikir kalau acara ini sulit untuk dirayakan, Sri yang saat itu jadi beban pikiran karena kondisi kesibukannya. Tanggal 19 paginya gw mengirim sebuah pesan singkat ke sahabat-sahabat gw
"Ingat kita pernah bahagia bersama, sedih bersama, canda tawa bersama. Tapi belakangan ini kita sdh sulit merasakan itu secara bersama. Sahabat Hari ini adalah hari terakhir kita bisa berkumpul bersama-sama minggu 19-5-13 setelah itu mungkin 3 atau 4 tahun lagi kita baru bisa kumpul bersama" lagi itu pun kalau bisa lengkap :( . Sahabat aku harap kalina korbankanwaktu kalian untuk acara perpisahan kita ya,hari ini jam 5 sore di we caffe, PAKE BAJU PERSAHABATAN KITA, WAJIB!!! Cc. Ari, Jefri,Wira, Maya, Sri,Encil"
Wira tak merespon atas pesan tersebut dan pemikiran gw tetang hal itu benar. Dia sengaja tidak mengaktifkan handphonenya. dan akhirnya gw dan Ari kerumahnya dan akhirnya semua terselesaikan dan acara bisa terlaksana.
Kembali kedalam kondisi perayaan, setelah acara dicafe selesai kami semua menuju kerumah Sofian karena kami semua juga merasakan sosoknya yang hilang diantara kami semua. Setelah sampai disana terlihat suasana yang tidak mendukung dan akhirnya gw mengajak mereka untuk ngumpul dilapangan golf dan mereka setuju. Gw dan Sri mencara lilin terlebih dahulu sedangkan Ari, Maya , Wira , Encil menunggu didepan gerbang, dan Jefri menjemput Sofian yang katanya lagi ada diwarnet. Setelah gw dan Sri mendapatkan lilin kita cari lokasi yang bisa dipakai dan kita menemukan lokasi yang cocok. Tak semulus yang diinginkan Wira dan Encil tidak menyukai lokasi tersebut karena mereka takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Kondisi jadi semangkin tak mengenakkan. Wajah mereka jadi masam kecut dan gw merasa sangat tidak nyaman dalam kondisi seperti ini. Jefri dan Sofian belum juga datang. Perasaan gw semakin tak tentu arah akhirnya terlontar kalimat "kita pulang aja! sulit kalau udah ngak ada niat" seketika Wira nangis dan berkata "Maaf, Bong gara-gara aku semua jadi kayak gini". Suasana jadi semakin mencengkram, gw berusaha menenagkan pikiran dan berbaring diatas aspal halaman itu. Setelah Jefri dan Sofian sampai, gw coba untuk bangkit dan berkata "Udahan nagisnya jelek kalau kam (kamu) nangis wir !".
Ok suasana kembali tenang, bingung apa yang mau diceritakan apa yang mau diungkapkan. Ari mengajak kami semua untuk duduk melingkar dan saling berpegangan tangan. Dalam kondisi melingkar dengan mengelilingi cahaya lilin dan hiasan kue diantara kami semua, kami mengungkapankan semua yang ada dalam benak kami, mengenai kekurangan dan pengharapan kedepan tentang kami semua. Wira mendapat putar pertama, dia mengungkapan pandangannya mengenai kekurangan dan kelebihan serta pengharapannya tentang kami kedepannya. Wira-Ari-Maya-Tomi-Jefri-Sofian-Encil-Sri. Kami semua mengungkapannya malam itu. Kondisi kami semua seakan sedang melakukan suatu persugihan dengan mengelilingin cahaya lilin. hehhehee...
Selama ini kami memang kurang berani dalam mengungkapan semua pandangan kami satu terhadap yang lain karena faktor takut ada yang tersinggung. Namun syukurnya semua bisa menerima masukkan dan kritikan satu sama lain. Suasana yang santai membuat kami semua, melupakan waktu yang sedang berputar dan jarum jam menunjukan pukul 10 malam . Akhirnya kami bangkit berdiri, dalam posisi tetap melingkar kami semua bersatu dalam alunan doa yang diucapkan oleh Sri.
Doa selesai suasana hati gw semakin berat seakan tak ingin semua ini cepat berlalu. Seketika itu pula air mata gw menetes dengan sendirinya, terbawa oleh arus suasana pikiran gw yang akan selalu merindukan kenangan indah bersama sahabat-sahabat gw dikemudian hari. Tak lama semua menjadi semakin mencengkram, pelukan dari mereka membuat pikiran gw semakin kacau. Sosok Tomi yang mereka kenal, kini menangis dihadapan mereka. Terhanyut suasana Ari memeluk gw dan mencoba menceritakannya melalu air mata. Begitu pun dengan Jefri, kami saling berpelukan dan menikmati detik-detik perpisahan ini. Semua tak mampu lagi berkata-kata, hanya air mata yang sanggup mewakili semua perasaan jiwa dan hati kami. Waktu dan jarak akan memisahkan cerita indah bersama tentang kami dan kelak akan kami cerita kembali kepada anak cucu kami tentang indahnya persahabatan ini.
SAHABAT, KALIAN SEMUA AKAN SELALU ADA DALAM INGATANKU ! SELALU DAN SELALU !!
Syukur banget rasanya acara ini dapat berjalan walaupun masih belum sesuai dengan harapan dalam angan-angan gw. Malam itu terasa sangat luar biasa dan akan selalu gw kenang seumur hidup. Banyak canda dan tawa yang telah kami semua lewati,sampai akhirnya kami dapat bertahan selama 2 tahun seperti ini. Kisah cinta menjadi faktor pemicu diantara jarak dekat dan jauh. Ada sesuatu feel yang hilang dan tak tau kemana arah tujuannya. Persahabat kami ini pada dasarnya memang tumbuh seiring berjalannya waktu dan kondisi. Tentu ada pasang surut juga diantar semua yang telah ada. Awal dari semuanya memang indah, apalagi pada masa-masanya. Tapi setelah ada sesuatu dan lain hal yang telah terjadi seakan ada sesuatu yang hilang namun gw yakin semua akan kembali seperti semula seperti saat ini semua seakan menjadi normal lagi.
Perayaan ini cukup sederhana namun sangat bearti bagi gw. Bagi gw mereka adalah sebagian dari diri gw sendiri. Yaa jelas mereka adalah sahabat-sahabat yang sangat luar biasa. Mereka selalu ada dikala gw lagi senang maupun sedih. Beda kan dengan teman ? yang ada cuma saat kita senang aja. Awal acara dimulai dicafe CC namun pada saat itu, ga tau kenapa ada sesuatu yang kurang dari perayaan ini. Topik pembicaraan pun jadi kesana kemari tak tentu arah, gw ngak merasakan ada sesuatu yang istimewah. Setelah kami selesai menikmati hidangan yang telah dipesan foto-foto dan penyalaan lilin jadi aktivitas selanjutnya. Namun masih saja ada yang kurang berkenan dari semua ini.
Dalam otak gw berkata "kenapa acaranya jadi ky gini si? makan, foto-foto, potong kue.selesai. pulang. Bukan-bukan ini yang gw harapkan dalam acara ini kawan, bukan !. ini bukan hanya sekedara perayaan 2 tahunan kita semua, melainkan ini juga acara perpisahan kita semua. Jefri akan berangkat ke Jogja besok dan kita ngak tau kapan bisa ngumpul kayak gini lagi?!"
Perayaan ini sebenarnya memang sangat mendadak. Gw awalnya merencanakan perayaan ini jatuh pada tanggal 24 Mei. Namun karena Jefri harus buru-buru ke Jogja acara ini jadi seakan tak terkonsep matang. Gw panik setengah hidup untuk memperjuangkan agar acara ini dapat terlaksana. Jefri akan berangkat ke jogja tanggal 20 Mei sedangkan Ari dan Wira pada tanggal 18 masih di kampung halaman mereka. 18 Mei adalah hari ulang tahun Maya, untungnya Wira dapat sesegera mungkin untuk kembali ke Palangkaraya dan pada saat itu hanya Ari yang menjadi beban pikiran. Saat gw coba kabari kalau Jefri akan berangkat pada tanggal itu dia berkata akan berusaha pulang pada besok hari yaitu tanggal 19. Namun dalam pikiran gw ya masa si Dia ngak ikut buat kejutan buat Maya secara mereka "KAN". Disaat kita acara kejutan buat ulang tahun Maya, datang lah seorang laki-laki yang tidak asing yaitu Bakey Ari hahahha... udah dalam konsep pikiran gw ngak mungkin kalau dia ngak hadir dalam acara ini. Yup malam itu cuma Sri yang ngak ada namun dia udah buat kejutan buat Maya sebelum kami karena kesibukannya. Yup akhirnya tanggal 18 semua sudah ada disini. Hanya tersisa 1 hari sebelum keberangkatan Jefri acara perayaan 2 tahunan ini harus terlaksana, pikir gw dalam otak. Gw sudah sempat berpikir kalau acara ini sulit untuk dirayakan, Sri yang saat itu jadi beban pikiran karena kondisi kesibukannya. Tanggal 19 paginya gw mengirim sebuah pesan singkat ke sahabat-sahabat gw
"Ingat kita pernah bahagia bersama, sedih bersama, canda tawa bersama. Tapi belakangan ini kita sdh sulit merasakan itu secara bersama. Sahabat Hari ini adalah hari terakhir kita bisa berkumpul bersama-sama minggu 19-5-13 setelah itu mungkin 3 atau 4 tahun lagi kita baru bisa kumpul bersama" lagi itu pun kalau bisa lengkap :( . Sahabat aku harap kalina korbankanwaktu kalian untuk acara perpisahan kita ya,hari ini jam 5 sore di we caffe, PAKE BAJU PERSAHABATAN KITA, WAJIB!!! Cc. Ari, Jefri,Wira, Maya, Sri,Encil"
Wira tak merespon atas pesan tersebut dan pemikiran gw tetang hal itu benar. Dia sengaja tidak mengaktifkan handphonenya. dan akhirnya gw dan Ari kerumahnya dan akhirnya semua terselesaikan dan acara bisa terlaksana.
Kembali kedalam kondisi perayaan, setelah acara dicafe selesai kami semua menuju kerumah Sofian karena kami semua juga merasakan sosoknya yang hilang diantara kami semua. Setelah sampai disana terlihat suasana yang tidak mendukung dan akhirnya gw mengajak mereka untuk ngumpul dilapangan golf dan mereka setuju. Gw dan Sri mencara lilin terlebih dahulu sedangkan Ari, Maya , Wira , Encil menunggu didepan gerbang, dan Jefri menjemput Sofian yang katanya lagi ada diwarnet. Setelah gw dan Sri mendapatkan lilin kita cari lokasi yang bisa dipakai dan kita menemukan lokasi yang cocok. Tak semulus yang diinginkan Wira dan Encil tidak menyukai lokasi tersebut karena mereka takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Kondisi jadi semangkin tak mengenakkan. Wajah mereka jadi masam kecut dan gw merasa sangat tidak nyaman dalam kondisi seperti ini. Jefri dan Sofian belum juga datang. Perasaan gw semakin tak tentu arah akhirnya terlontar kalimat "kita pulang aja! sulit kalau udah ngak ada niat" seketika Wira nangis dan berkata "Maaf, Bong gara-gara aku semua jadi kayak gini". Suasana jadi semakin mencengkram, gw berusaha menenagkan pikiran dan berbaring diatas aspal halaman itu. Setelah Jefri dan Sofian sampai, gw coba untuk bangkit dan berkata "Udahan nagisnya jelek kalau kam (kamu) nangis wir !".
Ok suasana kembali tenang, bingung apa yang mau diceritakan apa yang mau diungkapkan. Ari mengajak kami semua untuk duduk melingkar dan saling berpegangan tangan. Dalam kondisi melingkar dengan mengelilingi cahaya lilin dan hiasan kue diantara kami semua, kami mengungkapankan semua yang ada dalam benak kami, mengenai kekurangan dan pengharapan kedepan tentang kami semua. Wira mendapat putar pertama, dia mengungkapan pandangannya mengenai kekurangan dan kelebihan serta pengharapannya tentang kami kedepannya. Wira-Ari-Maya-Tomi-Jefri-Sofian-Encil-Sri. Kami semua mengungkapannya malam itu. Kondisi kami semua seakan sedang melakukan suatu persugihan dengan mengelilingin cahaya lilin. hehhehee...Selama ini kami memang kurang berani dalam mengungkapan semua pandangan kami satu terhadap yang lain karena faktor takut ada yang tersinggung. Namun syukurnya semua bisa menerima masukkan dan kritikan satu sama lain. Suasana yang santai membuat kami semua, melupakan waktu yang sedang berputar dan jarum jam menunjukan pukul 10 malam . Akhirnya kami bangkit berdiri, dalam posisi tetap melingkar kami semua bersatu dalam alunan doa yang diucapkan oleh Sri.
Doa selesai suasana hati gw semakin berat seakan tak ingin semua ini cepat berlalu. Seketika itu pula air mata gw menetes dengan sendirinya, terbawa oleh arus suasana pikiran gw yang akan selalu merindukan kenangan indah bersama sahabat-sahabat gw dikemudian hari. Tak lama semua menjadi semakin mencengkram, pelukan dari mereka membuat pikiran gw semakin kacau. Sosok Tomi yang mereka kenal, kini menangis dihadapan mereka. Terhanyut suasana Ari memeluk gw dan mencoba menceritakannya melalu air mata. Begitu pun dengan Jefri, kami saling berpelukan dan menikmati detik-detik perpisahan ini. Semua tak mampu lagi berkata-kata, hanya air mata yang sanggup mewakili semua perasaan jiwa dan hati kami. Waktu dan jarak akan memisahkan cerita indah bersama tentang kami dan kelak akan kami cerita kembali kepada anak cucu kami tentang indahnya persahabatan ini.
SAHABAT, KALIAN SEMUA AKAN SELALU ADA DALAM INGATANKU ! SELALU DAN SELALU !!


1 komentar:
Atus lagu yok ingat ja lo masih 17-7-17 :))
Posting Komentar